Santri Meriahkan Perlombaan ’17 Agustusan’


ALMUNA- Menjelang Hari Ulang Tahun RI yang ke-72, aneka ria perlombaan bersemarak didalamnya demi merayakan hari kemerdekaan Indonesia sebagaimana mestinya. Namun, meski dilakukan hampir setiap tahun, tak banyak masyarakat Indonesia sadar asal mula tradisi perayaan 17 Agustus tersebut. Dari mana awal mulanya?

Di banyak daerah, perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap 17 Agustus jamak dirayakan dengan beragam lomba. Perlombaan “17 Agustusan” tersebut di antaranya panjat pinang, makan kerupuk, dan balap karung. Bukan sekadar lomba, tapi panitia penyelenggara  juga akan menyiapkan hadiah untuk para pemenangnya. Hingga kini tidak diketahui pasti siapa tokoh pelopor tradisi perlombaan untuk menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia. Yang pasti, perlombaan “17 Agustusan”.

Begitu pula santri Pesantren AL MUNA telah mengadakan lomba-lomba menjelang HUT RI dua hari sebelum hari-H. Perlombaan yang telah dilaksanakan sebagian pada sabtu (20/08) dilanjutkan pada hari minggu(21/08) setelah shalat ashar tepat di lapangan  Pesantren ALMUNA Berikut adalah rincian  lanjutan acara-acara yang dilombakan :

Ba’daki Izaaruki : Berasal dari bahasa Arab yang artinya ‘Setelahmu Sarungmu’. Sesuai dengan nama lomba, peserta lomba akan bermain dengan sarung. Dalam satu kelompok dengan jumlah 5 orang, peserta akan bergandengan tangan dan tidak boleh melepaskannya. Satu sarung akan diletakkan di salah satu anggota tubuh pemain pertama, lalu mengoper sarung tersebut ke teman disebelahnya dengan tangan saling menggenggam. Peserta lomba yang mengoper sarung dengan cepat Dialah yang akan menjadi pemenangnya.


Lomba makan kerupuk umumnya digantung dengan tali secara berbaris dengan tiang, galah atau bambu. Ada juga yang mengikat tali dengan kaki peserta lomba sehingga tingkat ketinggian kerupuk diatur sendiri dengan kaki peserta. Di berbagai daerah, lomba makan kerupuk memiliki banyak variasi, diantaranya menggunakan nasi sampai dengan menggunakan kerupuk yang berukuran besar.

Bila berbicara mengenai perlombaan makan kerupuk pasti terbesit dipikiran kita mengenai keseruannya. Namun, sebetulnya apa sih makna dari adanya perlombaan makan kerupuk tersebut? Kapan juga awal mula diadakan perlombaan makan kerupuk yang saat ini sudah melekat dan menjadi tradisi masyarakat Indonesia.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pentingnya Pendidikan Pesantren

Manfaatkan Waktu Dengan Sebaik - baiknya